download via 4shared: http://www.4shared.com/get/n6xhCUT4/Hardware_untuk_Mengakses_Inter.html
by: Muhammad Ali
@JokAli48
selamat datang di Blog 2 IPA 1 :) ini adalah blog anak-anak ipa 1 SMA N 1 Lhokseumawe disini kalian mungkin bisa mendapatkan Pengetahuan, Informasi, Hiburan dll. terimakasih ^^
Sabtu, Desember 08, 2012
Jumat, Desember 07, 2012
JENIS-JENIS PELAPUKAN DAN PENGENDAPAN
Pelapukan
Pelapukan
atau weathering (weather) merupakan perusakan batuan pada kulit bumi karena
pengaruh cuaca (suhu, curah hujan, kelembaban, atau angin). Karena itu
pelapukan adalah penghancuran batuan dari bentuk gumpalan menjadi butiran yang
lebih kecil bahkan menjadi hancur atau larut dalam air. Pelapukan dibagi dalam
tiga macam, yaitu pelapukan mekanis, pelapukan kimiawi, dan pelapukan biologis.
1. Pelapukan
Mekanis
Pelapukan
mekanis atau sering disebut pelapukan fisis adalah penghancuran batuan secara
fisik tanpa mengalami perubahan kimiawi. Penghancuran batuan ini bisa
disebabkan oleh akibat pemuaian, pembekuan air, perubahan suhu tiba-tiba, atau
perbedaan suhu yang sangat besar antara siang dan malam.
2. Pelapukan
Kimiawi
Pelapukan
kimiawi adalah pelapukan yang terjadi akibat peristiwa kimia. Biasanya yang
menjadi perantara air, terutama air hujan
3. Pelapukan
Biologis
Pelapukan
biologis atau disebut juga pelapukan organis terjadi akibat proses organis.
Pelakunya adalah mahluk hidup, bisa oleh tumbuh-tumbuhan, hewan, atau manusia
Pengendapan
Bentang
Alam Akibat Proses Pengendapan (sedimentasi)
Sedimentasi adalah terbawanya material hasil dari pengikisan dan pelapukan oleh Air, angin atau gletser ke suatu wilayah yang kemudian diendapkan.
Semua batuan hasil pelapukan dan pengikisan yang diendapkan lama kelamaan akan menjadi batuan sedimen. Hasil proses sedimentasi di suatu tempat dengan tempat lain akan berbeda. Berikut ini akan dijelaskan ciri bentang lahan akibat proses pengendapan berdasarkan tenaga pengangkutnya.
Sedimentasi adalah terbawanya material hasil dari pengikisan dan pelapukan oleh Air, angin atau gletser ke suatu wilayah yang kemudian diendapkan.
Semua batuan hasil pelapukan dan pengikisan yang diendapkan lama kelamaan akan menjadi batuan sedimen. Hasil proses sedimentasi di suatu tempat dengan tempat lain akan berbeda. Berikut ini akan dijelaskan ciri bentang lahan akibat proses pengendapan berdasarkan tenaga pengangkutnya.
1. Pengendapan
oleh air.
Batuan
hasil pengendapan oleh air disebut sedimen akuatis. Bentang alam hasil
pengendapan oleh air, antara lain meander, dataran banjir, tanggul alam dan
delta.
2. Pengendapan
oleh Air Laut
Batuan
hasil pengendapan oleh air laut disebut sedimen marine. Pengendapan oleh air
laut dikarenakan adanya gelombang. Bentang alam hasil pengendapan oleh air
laut, antara lain pesisir, spit, tombolo, dan penghalang pantai.
3. Pengendapan
oleh angin
Sedimen
hasil pengendapan oleh angin disebut sedimen aeolis. Bentang alam hasil
pengendapan oleh angin dapat berupa gumuk pasir (sand dune). Gumuk pantai dapat
terjadi di daerah pantai maupun gurun. Gumuk pasir terjadi bila terjadi
akumulasi pasir yang cukup banyak dan tiupan angin yang kuat. Angin mengangkut
dan mengedapkan pasir di suatu tempat secara bertahap sehingga terbentuk timbunan
pasir yang disebut gumuk pasir.
4. Pengendapan
oleh gletser.
Sedimen
hasil pengendapan oleh gletser disebut sedimen glacial. Bentang alam hasil
pengendapan oleh gletser adalah bentuk lembah yang semula berbentuk V menjadi
U. Pada saat musim semi tiba, terjadi pengikisan oleh gletser yang meluncur
menuruni lembah. Batuan atau tanah hasil pengikisan juga menuruni lereng dan
mengendap di lembah. Akibatnya, lembah yang semula berbentuk V menjadi
berbentuk U.
By: Lya
Jenis E-mail serta kelebihan & Kekurangannya
Ada
tiga jenis layanan e-mail, yaitu:
1.
POP Mail
v
Kelebihan
:
Kelebihan utama POP mail adalah kemampuannya untuk dibaca secara offline (tidak connect ke internet). Untuk mengecek email, Anda perlu connect ke server POP mail Anda, lalu mendownload seluruh email yang ada. Setelah itu Anda bisa memutuskan hubungan dengan internet dan membaca email. Bila sudah siap dengan jawabannya Anda bisa connect lagi ke internet dan tekan Send. Untuk itu semua Anda harus menggunakan program client mail seperti Eudora atau Outlook Express.
Kelebihan utama POP mail adalah kemampuannya untuk dibaca secara offline (tidak connect ke internet). Untuk mengecek email, Anda perlu connect ke server POP mail Anda, lalu mendownload seluruh email yang ada. Setelah itu Anda bisa memutuskan hubungan dengan internet dan membaca email. Bila sudah siap dengan jawabannya Anda bisa connect lagi ke internet dan tekan Send. Untuk itu semua Anda harus menggunakan program client mail seperti Eudora atau Outlook Express.
v
Kekurangan
Kekurangan POP mail adalah Anda tidak bisa mengecek email Anda dari sembarang tempat.
Kekurangan POP mail adalah Anda tidak bisa mengecek email Anda dari sembarang tempat.
2.
E-mail berbasis Web
v
Kelebihan
Dapat mengecek email dari mana saja dan browser apa saja.
Dapat mengecek email dari mana saja dan browser apa saja.
v
Kekurangan
Kekurangan utama dari email berbasis web adalahpengecekan e-mail harus selalu terhubung ke internet.
Kekurangan utama dari email berbasis web adalahpengecekan e-mail harus selalu terhubung ke internet.
3.
Email Forwarding
v
Kelebihan
Anda bisa menyembunyikan alamat email Anda yang sesungguhnya. Selain itu Anda juga tidak perlu memberi tahu email Anda yang baru (jika Anda sering gonta-ganti email). Yang Anda berikan cukup alamat email forwarding tersebut.
Anda bisa menyembunyikan alamat email Anda yang sesungguhnya. Selain itu Anda juga tidak perlu memberi tahu email Anda yang baru (jika Anda sering gonta-ganti email). Yang Anda berikan cukup alamat email forwarding tersebut.
v
Kekurangan
Membutuhkan waktu yang lama untuk sampai ketempat tujuan.
Membutuhkan waktu yang lama untuk sampai ketempat tujuan.
By: Lya
JARINGAN-JARINGAN PADA TUMBUHAN
Jaringan tumbuhan adalah sekumpulan sel-sel tumbuhan yang mempunyai bentuk, asal, fungsi dan struktur yang sama. Jaringan pada tumbuhan terdiri atas jaringan meristem dan permanen.
A. Jaringan
1.
Jaringan Meristem (jaringan muda)
Merupakan jaringan yang sel-selnya
selalu membelah atau bersifat embrional.
Ciri-ciri
:
-
bentuk dan ukuran selnya sama
-
dinding selnya tipis
-
Selnya penuh dengan protoplasma
-
Isi sel tidak mengandung zat makanan
Jaringan
meristem dibedakan menjadi 2, yaitu :
a. Promeristem
Adalah jaringan meristem yang telah
ada ketika tumbuhan masih berada dalam masa embrional.
b. Meristem primer
Adalah jaringan meristem pada
tumbuhan dewasa dan masih bersifat membelah diri, sehingga merupakan lanjutan
dari pertumbuhan embrio.
Terdapat pada ujung akar dan ujung
batang sehingga disebut meristem apikal.
Aktivitasnya mengakibatkan batang dan akar tumbuh memanjang disebut pertumbuhan primer. Ditemukan
pada tumbuhan dikotil dan monokotil.
c. Meristem sekunder
Adalah jaringan meristem yang
berasal dari meristem primer yang telah mengadakan diferensiasi. Terdapat pada kambium dan kambium gabus.
Aktivitasnya meng-akibatkan pertumbuhan sekunder yaitu menyebabkan batang
bertambah besar. Ditemukan pada tumbuhan dikotil.
Ada 2 macam kambium :
- Kambium vaskuler : kambium yang
terdapat di dalam berkas pengangkutan (di antara phloem dan xylem).
- Kambium intervaskuler : kambium yang
terdapat di antara dua berkas pengangkutan/ di luar berkas pengangkutan.
2.
Jaringan Permanen (jaringan dewasa)
Merupakan jaringan yang telah mengalami deferensiasi dan
tidak meristematis lagi (tidak tumbuh dan memperbanyak diri).
Ciri-ciri :
-
sel-selnya sudah tidak membelah
-
bentuknya tetap
-
vakoula besar
-
dinding sel sudah mengalami penebalan
Macam-macam
jaringan permanen, meliputi :
a. Epidrmis
Adalah jaringan atau lapisan terluar
yang menutupi permukaan tubuh tumbuhan, seperti akar, batang, daun dan bunga.
Karena fungsinya untuk melindungi jaringan lain maka beberapa epidermis
mengalami modofikasi, seperti rambut (trikoma),
duri, dan muluit daun (stomata).
Epidermis umumnya tertutup lapisan lilin (kutikula)
pada daun dan zat gabus pada batang, kecuali lentisel yang berfungsi untuk
pertukaran gas.
Ciri-ciri :
-
terdiri atas satu lapis sel
-
tidak berklorofil
-
susunan sel rapat
-
tidak ada ruang antar sel
-
dinding sel sangat tipis
b. Parenkim (Jaringan
Dasar)
Merupakan jaringan yang berfungsi
untuk memperkuat kedudukan jaringan yang lain. Disebut jaringan dasar karena
terbentuk dari meristem dasar yang terdapat hampir di semua tumbuhan dan
mengisi jaringan tumbuhan baik pada akar, batang, daun, biji maupun buah.
Ciri-ciri :
-
sel umumnya berukuran besar dan berdinding tipis
-
sel hidup dan mengandung klorofil
-
banyak mengandung rongga antar sel
-
banyak mengandung vakuola
-
letak selnya tidak rapat
Macam-macam jaringan parenkim :
-
klorenkim : parenkim untuk fotosintesis, karena selnya mengandung
klorofil. Misal : parenkim palisade
(jaringan pagar) dan parenkim spon (bunga
karang).
-
aerenkim : parenkim untuk menyimpan udara sehingga dapat digunakan untuk
mengapung.
-
parenkim air : parenkim untuk menyimpan air
-
parenkim penimbun : parenkim untuk menyimpan cadangan bahan makanan.
-
parenkim untuk transportasi
c. Jaringan Penyokong/ penguat/ penunjang
Merupakan jaringan yang berfungsi
untuk menujang agar tanaman dapat berdiri dengan kokoh dan kuat.
Jaringan penunjang dibedakan
menjadi :
-
kolenkim : adalah jaringan penunjang pada tumbuhan muda dan belum berkayu
yang dinding sel di bagian sudut-sudutnya mengalami penebalan dan tersusun atas
sel-sel yang hidup.
Contoh : pada batang bayam
-
sklerenkim : adalah laringan penguat yang dinding selnya melami
penebalan dari zat kayu (lignin) sehingga
bersifat lebih kuat.
Ada 2 macam sklerenkim :
-
sklereida (sel batu) : pada tempurung kelapa dan tempurung kenari
-
serabut sklerenkim (serat/ fiber) : pada serat
rami.
d. Jaringan Pengangkut
Merupakan jaringan yang berguna
untuk transportasi hasil fotosintesis dari daun ke seluruh bagian tumbuhan
serta mengangkut air dan garam mineral dari akar ke daun.
Jaringan pengangkut terdiri dari :
-
xylem (pembuluh kayu) : sel penyusunnya berupa trakeid, trakea dan
parenkim xylem. Terdapat pada bagian kayu.
Fungsinya mengangkut air dan unsur hara dari akar ke daun
-
phloem (pembuluh tapis) : terdiri dari sel hidup, berdinding selulosa
dan dindingnya melintang. Terdapat pada bagian kulit kayu. Pada samping ploem
terdapat sel pengiring.
Fungsi mengangkut hasil fotosintesis dari daun keseluruh bagian tubuh tumbuhan.
Xylem dan phloem bersatu membentuk
suatu ikatan pembuluh angkut, antara lain :
a.
Ikatan pembuluh kolateral
Adalah ikatan pembuluh yang tersusun
dari xylem dan phloem yang letaknya bersebelahan di dalam satu jari-jari. Xylem
sebelah dalam dan phloem sebelah luar.
-
kolateral terbuka : bila xylem dan phloem terdapat kambium. Misal pada
batang dikotil.
-
kolateral tertutup : bila xylem dan phloem tidak terdapat kambium. Misal
pada batang monokotil.
b.
Ikatan pembuluh radial
Adalah ikatan pembuluh dengan phloem
dan xylem yang letaknya bersebelahan, tetapi tidak berada di dalam jari-jari
yang sama. Misal pada akar.
c.
Ikatan pembuluh konsentris
Adalah ikatan pembuluh yang xylem
dan phloemnya berbentuk cincin silindris.
-
amfikribal : letak xylem di tengah dan di kelilingi phloem
-
amfivasial : letak phloem di tengah dan di kelilingi xylem
d.
Ikatan pembuluh bikolateral
Sama dengan kolateral tetapi phloem
terdapat di sisi luar dan dalam.
e. Jaringan Gabus
Tersusun atas sel-sel gabus.
Berfungsi melindungi jaringan lain yang terdapat di sebelah bawahnya agar tidak
kehilangan air yang berlebihan. Pada tumbuhan dikotil jaringan gabus dibentuk
oleh kambium gabus (felogen). Sel-sel
hidup yang dibentuk oleh felogen ke arah dalam disebut feloderm, sedangkan sel-sel mati yang dibentuk
oleh felogen ke arah luar disebut felem.
by: Lya