Jumat, September 21, 2012

Puisi : Nurani yang terdiam


NURANI YANG TERDIAM


Belaian gemuruh angin yang membeku
Menyentuh senyummu dalam khayalan
Dentingan waktu yang meraih langkahku
Terpisah membisu dalam cinta seorang pujangga

Tatapan sunyi di cahaya matamu
Memaksa hati yang kelam
Untuk bicara tentang sayang
Walau teriakkan yang diam
Di sudut nuraniku terpendam dalam

Dan pikirku selintas
Harusnya akalku membenci
Dirimu yang tak pernah mengerti
Tapi hatiku bercerita
Kau yang ku cinta

Ragunya jiwaku mengeluh sesal
Menghindar pergi
Dari kesedihan tak bermakna
Pilu membentang di jalan penantian ku
Yang terpecah musnah
Oleh kenangan semu cinta lalu.

Karya : Hellen Fransiska
Oleh : Hellen Fransiska

Tidak ada komentar:

Posting Komentar